Pelaksanaan Seminar Proposal, Seminar Hasil Penelitian dan Ujian Tesis Mahasiswa Pascasarjana Unkhair Program Studi Ilmu Hukum

ILMUHUKUM.UNKHAIR.AC.ID. Suasana pelaksanaan seminar proposal, seminar hasil penelitian dan ujian tesis mahasiswa pascasarjana Unkhair Program Studi Ilmu Hukum.

Pelaksanaan seminar proposal merupakan salah satu syarat awal mahasiswa dalam menuju ketahap penelitian yang akan dilakukan oleh mahasiswa tersebut.  Dalam pelaksanaan seminar proposal yang dilaksanakan pada tanggal 30 September 2016 oleh 2 (dua) orang mahasiswa  yakni Rizky Septian  dan M.A.Daraman, Seminar proposal itu sendiri bertujuan untuk mengetahui kapasitas dan kulitas mahasiswa dalam mempertahankan judul dan permasalahan yang nantinya akan diteliti oleh mahasiswa tersebut. Tidak jarang  selalu saja terjadi perdebatan antara mahasiswa dengan dosen penguji yang mana mereka selalu mempertahankan argumentasi masing-masing tetapi dalam mempertahankan argumentasi tersebut mahasiswa tidak mengabaikan saran dan masukan dari dosen penguji tersebut.  Saran dan masukan dari dosen penguji terkait dengan permasalahan,teori, karangka pikir dan metode penelitan yang nanti dilakukan oleh mahasiswa yang bersangkutan. Apabila dalam seminar, proposal mahasiswa diterima oleh tim penguji maka akan dilanjutkan pada tahap penelitian. Namun, tidak semua proposal dapat diterima begitu saja namun harus dilalui tahapan-tahapan perbaikkan terlebih dahulu yang kemudian harus mendapatkan persetujuan dari tim penguji untuk bisa dilanjutkan ketahap penelitian.

Setelah  seminar proposal dilaksanakan tahapan selanjutnya adalah seminar hasil penelitian. Seminar hasil penelitian dilakukan setalah mahasiswa melakukan penelitian selama 2 bulan lebih terhitung sejak dari seminar proposal disetujui untuk ketahap penelitian.

Pelaksanaan Seminar Hasil Penelitian ini lebih mengedepankan penyampaian hasil penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa. Dalam seminar penyampaian hasil penelitian tidak pernah luput dari perdebatan  oleh mahasiswa dengan dosen penguji dalam tanya jawab sehingga terjadi suasana ujian yang cukup hidup dikala terjadi perdebatan sampai Kadangkala dalam seminar penyampaian tersebut para penguji dan mahasiswa bisa berlagsung selama lebih dari 4 jam. hasil penelitian ini bisa di pertanggungjawabkan setelah mahasiswa yang bersangkutan telah dinyatakan berhasil  untuk bisa lanjut ke tahapan ujian tesis dalam prosesi penyampaian yang dilakukan oleh Ketua Program Studi Ilmu Hukum. Pada tanggal 30 Januari 2017  2 (dua) orang mahasiswa yakni Fathurrahim dan Basto Daeng Robo berhasil memaparkan hasil penelitianya di hadapan tim penguji dan dinyatakan layak untuk dilanjutkan ketahapan ujian tesis.

Setelah melewati ujian seminar proposal dan seminar hasil penelitian maka pada tahapan senjutnya adalah ujian tesis yang dalam ujian tesis itu mahasiswa mampu mempertahankan analisis terhadap hasil penelitian dengan mengunakan teori sebagai pisau analisisnya. Dalam pelaksanaan ujian tesis ini benar-benar diuji sehingga layak untuk dinyatakan berhak menyandang gelar Magister Hukum.

Pada tanggal 5 februari  2017 telah dilaksanakan ujian tutup oleh 3 (tiga) orang mahasiswa yakni: Basto Daeng Robo yang menulis tesis tentang Pidana Denda Pada Tindak Pidana Korupsi Di Maluku Utara Dalam Konseptual Dan Realitas. Kemudian dilanjutkan oleh Fathurrahim yang menulis tentang Eksistensi Syahbandar Dalam Penegakan Hukum Pelayaran Di Kota Ternate dan yang terakhir adalah Rizky Septian yang mengangkat tema tesis yang berjudul Kajian Sosio-Yuridis Fenomena Balap Liar Di Kota Ternate. Ketiga mahasiswa tersebut berhasil mempertahankan tesisnya masing-masing dan berhak menyandang gelar Magister Hukum setelah prosesi yudisium yang dilakukan oleh Ketua Program Studi Ilmu Hukum….. (rf-bdr)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*